Ceramah Takziah, Kakan Kemenag Kota : Kita Orbitkan Penyuluh Perempuan

News288 Dilihat

 

IPARI KOTA BENGKULU – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu, Dr. H. Nopian Gustari, M.Pd.I ingin mempromosikan agar ceramah takziah, yang biasanya diisi oleh para Ustadz, bisa diisi oleh para Ustadzah dari Penyuluh Agama Islam (PAI).

Hal ini disampaikan, Dr. Nopian, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi pelatihan Da’i/Da’iyah, dan Pembuatan Konten Kreatif bertempat di Aula Hotel Vista yang berlokasi di Kampung Bali, Kamis (24/2/2025).

Dikatakan Kakan Kemenag, pihaknya sangat mendukung program dari Pemerintah Kota (Pemkot), salah satunya menggelar takziah, bagi warga yang mengalami musibah duka, biasanya yang ngisi ceramah agama laki-laki, namun dirinya, berkeinginan agar yang mengisi ceramah agama bisa dari kaum perempuan.

“Nanti kita orbitkan penyuluh perempuan kita yang mengisi ceramah saat takziah, sebab, masyarakat sudah bosan, peceramahnya laki-laki terus, sesekali perempuan yang tampil,” ujar Dr. Nopian dalam sambutannya.

Selain itu, Kakan Kemenag juga mengatakan, bahwa masyarakat lebih percaya kalau ceramah yang disampaikan itu dari Kementerian Agama, daripada ustadz yang tidak berada di nauangan Kementerian Agama.

“Kami mengimbau, bagi para PAI yang mengisi ceramah baik di Majelis Taklim, Takziah dan lainnya, jangan lupa selipkan program unggulan dari Kementerian Agama, jadi mereka tau, kita ini bekerja di Kementerian Agama,” tuturnya.

Dalam sambutan lainnya, beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebab ini dapat menambah skill para PAI, agar lebih efektif menggunakan media sosial sebagai sarana dakwah yang lebih luas.

Lebih jauh dikatakan Dr. Nopian yang sebelumnya menjabat sebagai Kakan Kemenag Bengkulu Utara itu, pihaknya juga berpesan agar pelatihan ini diikuti dengan serius, dan ilmu yang didapatkan dari Narasumber nantinya dapat di terapkan dalam metode penyuluhan.

“Penyuluh Agama merupakan tombak utama dari Kementerian Agama, tentunya mereka inilah yang langsung terjun ke masyarakat, baik memberikan penyuluhan ataupun menyampaikan program unggulan Kementerian Agama,” pesannya.

Kakan Kemenag juga menyinggung soal Penyuluh Agama Islam Award, yang akan digelar dalam bulan-bulan ini, dirinya meminta agar PAI yang ikut ajang bergengsi bagi Penyuluh Agama di seluruh Indonesia itu, mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin.

“Sumber Daya Manusia (SDM) kita banyak, jangan sampai ajang PAI Award ini, kita hanya memperpanjang barisan saja, tapi penyuluh kita bisa mewakili Provinsi Bengkulu nantinya,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *