Profil Titi Arpani, Berawal dari Kecintaan Pada Al-Quran Wakili Provinsi Bengkulu di Ajang PAI Award 2025

News1191 Dilihat

IPARI KOTA BENGKULU – Nama Titi Arpani, S.H.I saat ini sedang menjadi sorotan, khususnya di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu. Pasalnya, Titi menjadi perwakilan Kota Bengkulu mengikuti ajang bergengsi Penyuluh Agama Islam (PAI) Award tahun 2025.

Lantas siapa sih Titi Arpani ini, sampai berhasil mewakili Provinsi Bengkulu diajang PAI Award pada kategori Peningkatan Literasi Al-Quran? Berikut profil singkatnya.

Titi Arpani, merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) PAI dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu, dengan unit kerja Kantor Urusan Agama (KUA) Ratu Agung. Titi dikenal memiliki suara yang khas pada tilawatil Quran itu.

Saat ditemui Kontributor Berita IPARI, Aditya Candra Utama, S.Kom.I di kediamannya, Minggu (4/5/2025) kemarin, Titi mengaku sempat kaget dan tak menyangka, bahwa dia menjadi salah satu Penyuluh Agama yang mewakili Provinsi Bengkulu diajang PAI Award 2025.

Untuk diketahui, ajang PAI Award ini diikuti oleh seluruh Provinsi yang ada di Indonesia, ini sebagai bentuk apresiasi dari Menteri Agama RI, kepada para penyuluh agama yang mendedikasikan dirinya dalam membina umat, dan menjadi ujung tombak Kementerian Agama, dalam memberikan menyampaikan program unggulan Kementerian Agama ke masyarakat.

Titi Arpani, Pemuda kelahiran Air Kelingsar 27 November 1984 itu mengatakan, awalnya hanya coba-coba ikut dan termotivasi dari semua rekan-rekan PAI se-Kota Bengkulu, untuk tampil di ajang bergengsi PAI Award 2025. Mengikuti seleksi di tingkat Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Provinsi terlebih dahulu.

Sebab untuk seleksi di tingkat Kota, Titi secara mengesankan mampu mengalahkan rekan-rekannya dalam kategori Peningkatakan Literasi Al-Quran.

Diceritakan lebih jauh oleh Titi, setelah dinyatakan lolos ditingkat Kota, dirinya pun mempersiapkan tes berikutnya di tingkat Provinsi, walaupun diakui Titi, persiapannya itu belum matang, namun Titi mampu menyakinkan dewan juri dengan mempresentasikan programnya itu melalui via zoom.

“Alhamdulillah, ini pertama kalinya saya ikut seleksi PAI Award, perasaan saya tentunya tidak menyangka. Seperti mengalir saja, mulai dari alur pendaftaran dan lainnya, tapi berkat dukungan semua pihak, mulai dari keluarga, rekan kerja hingga Kakan Kemenag Kota, Dr. Nopian Gustari memberikan dukungan yang luar biasa untuk kami,” ujar Titi Arpani.

Dijelaskan oleh Titi, kenapa dia tertarik mengambil kategori Peningkatan Literasi Al-Quran, sebab dirinya memang mencintai dan mendalami Al-Quran, dalam artian memiliki ketertarikan terhadap Literasi Al-Quran.

Selain itu, Titi juga memantau situasi yang terjadi di masyarakat khususnya di perumahan (perumnas), terlebih lagi pada anak-anak yang kurang terkondusif, terkait dalam pembelajaran Al-Quran.

“Untuk itulah, harus ada tempat anak-anak ini terkondusif dengan baik, melalui pembelajaran Al-Quran, adab dan lainnya,” jelasnya.

Untuk itu, Titi berharap dengan Peningkatan Literasi Al-Quran ini, dapat memotivasi masyarakat mulai dari tingkat Kelurahan dan RT di Kota Bengkulu, dapat mendirikan rumah Al-Quran.

“Untuk judul Peningkatan Literasi Al-Quran yang saya bawa nanti di Tingkat Nasional, masih kami rahasiakan dulu,” tuturnya.

Suami dari Zaleka, M.Pd ini, meminta doa dan dukungan dari semua pihak mulai dari Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Muhammad Abdu,S.Pd.I.,MM dan juga Kabid Penerangan Agama Islam dan Zawa, Drs. H. Arsan S Ibrahim, M.HI.

“Mohon do’a juga dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu Dr. H. Nopian Gustari,S.Pd.I.,M.Pd.I beserta Kasi Bimas Islam, H. Rolly Gunawan,S.Sos.I.,M.HI dan seluruh keluarga besar Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia (IPARI) baik PW IPARI Provinsi Bengkulu dan juga PD IPARI Kota Bengkulu, Sukran Jayadi, S.Sos.I, M.Pd.I ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar