Selamat, Berikut 9 Nama Wakili Provinsi Bengkulu Diajang PAI Award Tingkat Nasional 2025

News1399 Dilihat

IPARI KOTA BENGKULU –  Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, kembali menggelar ajang bergengsi tahunan Penyuluh Agama Islam Award Tahun 2025. Berikut 9 nama yang dinyatakan lolos mewakili Provinsi Bengkulu ke tingkat Nasional.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada tanggal 29 hingga 30 April 2025, dan menjadi ajang apresiasi terhadap dedikasi para penyuluh agama Islam non-PNS yang telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Sebanyak sembilan penyuluh terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu berhasil meraih penghargaan dari sembilan kategori yang diperlombakan. Berikut daftar lengkap para pemenang:

1. Kategori Peningkatan Literasi Al-Qur’an
Titi Arpani, S.H.I – Kota Bengkulu

2. Kategori Pendampingan Kelompok Rentan
Suripah, S.Kom.I – Bengkulu Tengah

3. Kategori Kesehatan Masyarakat
Nada Aprianti Ayulia, S.HI – Bengkulu Tengah

4. Kategori Pemberdayaan Ekonomi Umat
Yessi Ardilla, S.HI – Bengkulu Tengah

5. Kategori Pendampingan Hukum
Febi Haryadi, S.Sos – Bengkulu Tengah

6. Kategori Pelestarian Lingkungan
Susilawati, S.Pd.I – Bengkulu Utara

7. Kategori Metode Penyuluhan Baru
Cece Setiawan, SEI – Bengkulu Tengah

8. Kategori Penguatan Moderasi Beragama
Ida Fitriana, S.Ag., MH – Bengkulu Utara

9. Kategori Anti Korupsi
Fatkur Rohman, M.Pd.I – Kota Bengkulu

 

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Muhammad Abdu, S.Pd.I, M.M, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan pemenang. “Penyuluh Agama Islam memiliki peran strategis dalam membina kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat. Melalui ajang ini, kita ingin mendorong semangat inovasi dan pengabdian yang lebih luas dari para penyuluh,” ungkapnya.

Meskipun dilakukan secara daring, kegiatan berlangsung lancar dan interaktif. Para peserta dan tamu undangan tetap antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Ajang ini diharapkan menjadi sarana berbagi inspirasi dan praktik baik antarpenyuluh serta menjadi motivasi untuk meningkatkan peran dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *