Mewujudkan Keluarga Sakinah, Ini 8 Tips dari Penyuluh Agama

IPARI KOTA BENGKULU – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gading Cempaka, Sutri, S.Ag menjelaskan ada 8 tips mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.

Menurut Sutri, dalam kehidupan rumah tangga Muslim, impian membangun keluarga sakinah yang harmonis, penuh cinta, dan diliputi keberkahan bukanlah sekadar angan belaka saja, melainkan terdapat pada konsep dari Al-Qur’an, sebagaimana dalam QS. Ar-Rum ayat 21 yang menyatakan, bahwa Allah menciptakan pasangan agar manusia merasa tenteram, diselimuti kasih dan sayang.

Namun demikian, banyak pasangan yang merasa perjalanan menuju keluarga sakinah penuh tantangan. Tidak jarang konflik, kesalahpahaman, dan tekanan hidup justru membuat hubungan semakin renggang.

Untuk itu, Sutri memberikan tips jitu agar rumah tangga, bisa menjadi sumber ketenangan dunia dan akhirat.

1. Awali dengan Niat yang Benar

Dilansir dari Ustaz H. Ahmad Rizqi, Lc., MA, seorang dai dan konselor pernikahan, menjelaskan, bahwa niat adalah kunci utama dalam membangun keluarga sakinah.

“Kalau rumah tangga dibangun hanya karena cinta sesaat atau urusan dunia, biasanya rapuh. Tapi kalau diniatkan sebagai ibadah kepada Allah, maka konflik apapun bisa dilewati bersama,” ujar Ahmad Rizqi.

Ia menambahkan bahwa setiap pasangan harus senantiasa memperbarui niat dalam berumah tangga, dan mengingat bahwa tujuan utama adalah untuk mendapatkan ridha Allah SWT.

2. Pentingnya Komunikasi dan Kasih Sayang

Menurut Sutri, komunikasi sehat adalah fondasi hubungan yang langgeng. Menurutnya, miskomunikasi adalah penyebab utama keretakan rumah tangga.

“Pasangan harus belajar mendengarkan, bukan sekadar menunggu giliran bicara. Gunakan kata-kata lembut, hindari kalimat menyalahkan seperti ‘kamu selalu…’ dan ganti dengan ‘saya merasa…’,” terang Sutri.

Untuk itu, ia juga menyarankan agar pasangan rutin menghabiskan waktu berkualitas tanpa gangguan gadget, karena hal itu mampu membangun kembali koneksi emosional yang sering kali memudar akibat kesibukan.

3. Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Memelihara Cinta

Dalam Islam, cinta dalam rumah tangga bukan hanya soal perasaan, tapi juga tindakan.

Untuk itu, Nabi Muhammad SAW mencontohkan bagaimana beliau membantu pekerjaan rumah, memeluk istrinya, dan tidak segan memuji. Hal-hal kecil seperti itu, sebab, memiliki dampak besar dalam menjaga kehangatan keluarga.

4. Ibadah Bersama, Kunci Spiritualitas Keluarga

Keluarga yang gemar ibadah bersama cenderung lebih harmonis.

” Caranya, setiap pasangan itu, salat berjamaah di rumah setiap malam, lalu lanjut dengan membaca Al-Qur’an. Itu membuat setiap pasangan lebih tenang dan semakin dekat, bukan hanya secara emosional, tapi juga spiritual,” tuturnya.

5. Menghadapi Konflik dengan Hikmah

Setiap rumah tangga pasti pernah mengalami pertengkaran. Namun, menurut Sutri, hal itu wajar selama diselesaikan dengan cara yang dewasa dan tidak saling menyakiti.

“Jangan pernah menyelesaikan masalah saat sedang emosi. Tenangkan dulu hati, baru bicara. Kalau tidak bisa sendiri, minta bantuan pihak ketiga yang bijak,” katanya.

6. Transparansi Keuangan, Hindari Masalah Besar

Masalah finansial sering kali menjadi bom waktu dalam rumah tangga. Oleh karena itu, pasangan perlu terbuka dan saling melibatkan dalam setiap keputusan keuangan.

7. Mendidik Anak Lewat Keteladanan

Orangtua yang ingin anaknya menjadi pribadi berakhlak, tentunya harus terlebih dahulu menjadi contoh. Anak-anak lebih mudah meniru tindakan daripada sekadar mendengar nasihat.

8. Bertawakal kepada Allah

Setelah semua ikhtiar dilakukan, jangan lupa untuk senantiasa bertawakal kepada Allah SWT. Doa adalah kekuatan utama dalam menghadapi badai rumah tangga.

“Mewujudkan keluarga sakinah memang bukan perkara mudah, tapi sangat mungkin jika dilakukan dengan komitmen dan niat karena Allah. Seperti yang disampaikan dalam QS. Al-Hujurat ayat 10, bahwa sesama mukmin itu bersaudara, dan tugas kita adalah mendamaikan dan menjaga keharmonisan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *