Seberapa Penting Menjaga Silaturrahim? Ini Penjelasan dari PAI KUA Selebar

IPARI KOTA BENGKULU – Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Selebar, Eliya Sari, S.Ag menjelaskan seberapa penting menjaga silaturrahim sesama manusia.

Sebab, manusia tak lepas dari bantuan orang lain, sehingga menjaga silaturrahim antar sesama manusia sangat penting dilakukan.

Lantas seberapa penting menjaga silaturrahim? Sebelum lebih jauh, Eliya Sari menjelaskan terlebih dahulu pengertian dari silaturrahim.

Silaturrahim berasal dari bahasa Arab yang terdiri dari dua kata: Silah yang berarti hubungan atau ikatan, dan Rahim yang berarti kasih sayang. Dalam konteks sosial dan keagamaan, silaturrahim merujuk pada upaya menjaga dan mempererat hubungan persaudaraan serta kasih sayang di antara sesama manusia.

Hubungan ini tidak hanya terbatas pada hubungan darah atau keluarga saja, tetapi juga mencakup hubungan dengan teman, tetangga, dan seluruh umat manusia.

Menjaga silaturrahim adalah bagian penting dari ajaran agama dan budaya di berbagai masyarakat, termasuk dalam Islam. Hal ini dianggap sebagai tindakan mulia yang membawa banyak manfaat, seperti memperpanjang umur, melapangkan rezeki, dan mendatangkan berkah dalam kehidupan.

Silaturrahum juga tertera pada Surah An Nahl Ayat 90.

 إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُ بِٱلْعَدْلِ وَٱلْإِحْسَٰنِ وَإِيتَآئِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ وَٱلْبَغْىِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Artinya: “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.”

“Untuk itulah, penting bagi manusia menjaga silaturrahim sesama manusia, jangan sampai ada perselisihan sehingga menimbulkan pertengkaran,” ujar Eliya Sari.

Agar tidak terjadi perselisihan, Eliya Sari membagikan tips jitu agar menjaga silaturrahim, yang benar menurut pandangan Islam.

1. Saling Mengunjungi

Mengunjungi keluarga, saudara, dan teman secara berkala dapat mempererat hubungan. Kunjungan tersebut tidak harus dalam momen khusus, tetapi juga dalam keseharian untuk menunjukkan perhatian dan kasih sayang.

2. Berkomunikasi Secara Rutin

Di era digital ini, berkomunikasi tidak lagi terbatas pada pertemuan fisik. Memanfaatkan teknologi seperti telepon, pesan singkat, atau media sosial dapat menjadi cara efektif untuk tetap berhubungan dan mengetahui kabar satu sama lain.

3. Memberikan Dukungan

Menjaga silaturrahim juga berarti saling mendukung, baik dalam suka maupun duka. Memberikan dukungan moral dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, akan memperkuat ikatan persaudaraan.

4. Menghindari Konflik

Memelihara hubungan baik berarti menghindari konflik dan pertengkaran. Jika terjadi kesalahpahaman, usahakan untuk menyelesaikannya dengan cara yang bijaksana dan penuh pengertian.

5. Berbagi Rezeki

Berbagi rezeki, baik dalam bentuk materi maupun non-materi, adalah salah satu cara efektif untuk mempererat hubungan. Hal ini dapat dilakukan dengan memberi hadiah, membantu mereka yang membutuhkan, atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial bersama.

6. Meminta Maaf dan Memaafkan

Tidak ada hubungan yang sempurna. Meminta maaf ketika melakukan kesalahan, dan bersedia memaafkan kesalahan orang lain adalah kunci untuk menjaga hubungan yang harmonis

Menjaga silaturrahim bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan niat tulus dan usaha yang konsisten, kita dapat menciptakan hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan orang-orang di sekitar kita.

“Mari kita jadi silaturrahim sebagai wadah untuk menambah suadara, maupun pertemanan, sebab, jika silaturrahim terjaga, maka disaat kita mengalami kesusahan, orang tersebut akan membantu tanpa meminta pamrih,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *